XRP baru saja mencatat volume trading lebih tinggi daripada Bitcoin di Upbit. Altcoin ini kini diperdagangkan di atas level resistance yang baru saja direbut kembali.
Karena itu, analis kini memperhatikan apakah XRP punya cukup momentum untuk menantang zona utama berikutnya. Lonjakan aktivitas ini membuat level US$1,15 menjadi pusat perhatian para trader.
Minat Baru pada XRP?
Volume trading mengukur jumlah suatu aset yang diperjualbelikan dalam periode tertentu. Kenaikan volume sering dianggap sebagai tanda meningkatnya partisipasi pasar dan menggambarkan besarnya minat investor, baik dari retail maupun institusi.
Altcoin ini menghasilkan sekitar 113,18 juta XRP dalam volume trading di Upbit selama 24 jam terakhir. Dengan demikian, token ini berhasil melampaui Bitcoin dan menjadi salah satu aset digital yang paling aktif diperdagangkan di exchange tersebut.
Pergerakan ini langsung menarik perhatian di .
Momen ini menjadi catatan penting bagi token tersebut. . Area ini sebelumnya sering menjadi batas atas yang menghambat pemulihan harga.
Lalu, bertahan di atas zona tersebut telah memperbaiki struktur teknikal jangka pendek dan memperkuat ekspektasi adanya minat beli lanjutan.
Analis menyoroti bahwa pergerakan terbaru ini membentuk setup pasar yang lebih konstruktif. XRP kini mencoba membangun pola higher low dan higher high. Pola tersebut biasanya menandakan momentum bullish yang makin kuat di aset kripto utama.
Breakout ini jelas mengundang perhatian. Tapi, trader tetap fokus apakah token ini mampu bertahan di atas level resistance sebelumnya. Karena itu, permintaan yang konsisten sepertinya diperlukan untuk mempertahankan tren naik yang sekarang terjadi.

Kenapa Level US$1,15 Jadi Sorotan
Area penting berikutnya yang sedang diamati berada di kisaran US$1,14 hingga US$1,15. Rentang ini menggabungkan tekanan jual jangka pendek dengan moving average jangka panjang yang juga banyak diperhatikan. Kini, zona ini menjadi tantangan signifikan untuk token tersebut.
Jika berhasil menembus di atas US$1,15, hal ini dapat memperkuat kepercayaan pelaku pasar. Selanjutnya, perhatian pun kemungkinan akan bergeser ke level harga yang lebih tinggi. Sebaliknya, jika gagal menembus area itu, harga bisa saja mengalami konsolidasi lagi sebelum mencoba naik kembali.
Analis juga menekankan pentingnya XRP bertahan di atas US$1,09 jika terjadi koreksi jangka pendek. Dalam analisis teknikal, level resistance yang berubah menjadi support sering menandakan breakout yang lebih berkelanjutan. Pergantian ini menguatkan sinyal bullish secara keseluruhan.
Selain US$1,15, target penting berikutnya ada di zona US$1,20 sampai US$1,30. Area ini sudah berulang kali berhasil menolak reli harga sebelumnya. Zona ini juga tetap menjadi salah satu resistance terpenting di grafik harga XRP.
Memperkuat sentimen bullish, XRP masih bertahan di atas level breakout seiring aktivitas pasar yang makin berkembang. Saat ini, token ini diperdagangkan di kisaran US$1,11 setelah naik 2,25% selama 24 jam terakhir, menurut data BeInCrypto.
Pembeli terlihat masih memegang kendali sejak harga menembus level resistance tadi.
Subscribe channel YouTube kami untuk menonton pemimpin industri dan jurnalis memberikan insight para pakar
Pemulihan terbaru ini juga terjadi setelah periode pelemahan yang panjang. RSI bulanan XRP baru saja mencapai level oversold paling ekstrem sepanjang sejarah. Kondisi ini membuat sebagian pengamat mulai mempertimbangkan potensi pembalikan tren yang lebih besar dalam beberapa sesi ke depan.