Presiden AS, Donald Trump, mengatakan melalui media sosial pada hari Senin bahwa AS dan Iran akan mengadakan perundingan perdagangan baru pada hari Selasa di Doha, Qatar, menyusul akhir pekan yang penuh permusuhan di Timur Tengah, lapor CNBC.
"IRAN TELAH MEMINTA PERTEMUAN. PERTEMUAN AKAN DILAKSANAKAN BESOK DI DOHA!," kata Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.
Sementara itu, Iran mengatakan bahwa tidak ada pertemuan perundingan perdagangan yang dijadwalkan dengan Washington di tingkat manapun dalam beberapa hari mendatang, karena Teheran tetap fokus pada pelaksanaan nota kesepahaman daripada melanjutkan ke perundingan kesepakatan akhir.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan pada hari Senin bahwa Iran akan memenuhi komitmennya jika AS melakukan hal yang sama, sambil memperingatkan bahwa Teheran akan merespons dengan tegas terhadap ancaman.
Reaksi Pasar
Pada saat berita ini ditulis, harga Minyak WTI diperdagangkan turun 0,03% di sekitar $70,10.
Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI
Apa itu Minyak WTI?
Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.
Faktor-Faktor Apa Saja yang Mendorong Harga Minyak WTI?
Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.
Bagaimana Data Inventaris Memengaruhi harga Minyak WTI?
Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.
Bagaimana OPEC Memengaruhi Harga Minyak WTI?
OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.